Mitra untuk Penyandang Cacat

Apa pemikiran pertama yang terlintas di benak Anda ketika Anda melihat seseorang dengan disabilitas? Apakah Anda memiliki seseorang yang dekat dengan Anda yang hidup dengan disabilitas atau apakah Anda mengenal seseorang yang memiliki disabilitas? Sekarang izinkan saya mengungkapkan ini, bahwa saya menikah dengan orang yang tunanetra (total blind) selama empat setengah tahun terakhir. Saya menjalani kehidupan yang bahagia dan kami telah diberkati dengan seorang putri cantik berusia 3 tahun, namanya Tenang. Apa yang membuat saya menikahi penyandang cacat? Mari saya mulai dengan mengatakan bahwa dalam mimpi terliar saya, saya tidak pernah membayangkan menikah dengan seorang cacat.

Sebenarnya, di keluarga dekat saya, tidak ada orang seperti itu atau saya tumbuh melihat seseorang seperti dia. Jadi, jawaban untuk pertanyaan ini sederhana saja; CINTA itulah yang membuat saya menikah. Saya menemukan cinta dalam dirinya. Saya menemukan kedamaian dalam dirinya. Saya menemukan sifat peduli padanya. Saya menemukan kehangatan dalam dirinya. Dan yang terbesar dari semuanya, adalah bahwa ia takut akan Tuhan, elemen yang sangat saya hargai. Saya melihat lihatlah cacatnya. Saya fokus pada kekuatannya dan saya bisa memberi tahu Anda bahwa dia adalah orang yang hebat.

Cacat terbesar dalam hidup adalah memiliki sikap negatif. Sulit untuk membantu orang seperti itu; sulit untuk berhasil dengan sikap negatif. Anda akan setuju dengan saya bahwa jika Anda memiliki sifat yang pendek, Anda akan membutuhkan seseorang yang lebih tinggi daripada Anda untuk menjangkau sesuatu di tingkat yang lebih tinggi, atau Anda mungkin perlu menaiki tangga atau bangku untuk mengambilnya. Ini adalah kasus yang sama bagi seseorang dengan disabilitas yang hanya membutuhkan uluran tangan untuk menjangkau apa yang dia butuhkan dan melakukan apa pun yang dia inginkan begitu dia memilikinya. Saya datang untuk mengetahui bahwa setiap orang diberkahi dengan potensi besar di dalam.

Suamiku menginspirasi hidupku. Kadang-kadang saya lupa bahwa dia tidak dapat melihat sampai masyarakat mengingatkan saya. Apakah tidak ada tantangan yang kita hadapi sebagai sebuah keluarga? Yah, seperti pernikahan lainnya, saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami telah menghadapi banyak tantangan bersama. Namun, kami telah belajar untuk mengatasi tantangan kami dan fokus pada potensi kami. Tuhan telah menjadi kekuatan kita. Melalui Dia, kita telah sampai sejauh ini. Kekuatan rahasia kami adalah percaya pada Tuhan.

Menyediakan Berbagai Obat Herbal NASA
Save No WA : 085-726-366-155



Source by Margaret Muthanje Njiru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

%d blogger menyukai ini: