ABC dari Yoga's Kneeling Poses

Semua latihan yoga menggabungkan sejumlah postur berlutut, yang bermanfaat bagi pikiran dan tubuh. Ini termasuk asana dengan tingkat kesulitan yang berbeda dan harus dipraktikkan berdasarkan tingkat komando Anda atas seri yoga yang Anda ikuti. Postur berlutut harus dihindari oleh orang yang menderita nyeri lutut dan cedera karena pose ini menempatkan berat tubuh sebagian besar di lutut. Beberapa asana berlutut yang biasa digunakan meliputi:

Pahlawan atau Virasana: Ini adalah salah satu pose berlutut yang paling dasar dan biasanya dilakukan sebagai bagian dari pranayama atau bagian meditasi yoga. Ini sangat membantu dalam memperkuat paha, lutut dan pergelangan kaki dan merupakan cara yang bagus untuk mengembangkan lengkungan kaki yang kuat. Secara umum, pose pahlawan sangat efektif dalam meredakan sembelit dan memperbaiki masalah pencernaan lainnya, dan khususnya sangat berguna dalam mengurangi gejala menopause pada wanita. Selain itu, yoga kehamilan melalui trimester kedua juga menggabungkan Virasana karena mengurangi pembengkakan kaki pada wanita hamil.

Pose Unta atau Ushtrasana: Pose kuat yang dilakukan menjelang akhir sesi yoga ketika otot-otot seluruh tubuh dalam keadaan gesit. Pose Unta bermanfaat dalam memperkuat tulang belakang serta otot-otot punggung lainnya. Ini juga terbukti sangat terapeutik untuk masalah pernapasan, kecemasan dan masalah terkait kelelahan, kram menstruasi dan sakit punggung. Ini sangat berguna dalam menguatkan otot-otot dubur, sehingga umumnya disarankan untuk pasien yang menderita wasir.

Pose Berlian atau Vajrasana: Ini adalah pose berlutut yang sangat umum dan relatif mudah dan dapat dilakukan oleh pemula. Ini memancarkan energi dan suplai darah secara khusus ke bagian atas tubuh.

Supta Vajrasana: Pose ini adalah bentuk lanjutan dari Vajrasana dan hanya dapat dipraktikkan setelah mendapatkan penguasaan penuh atas Pose Berlian. Asana ini sangat bermanfaat untuk menyembuhkan sakit sciatic dan juga memperkuat otot paha dan perut. Ini juga membantu mengontrol tingkat tekanan darah tinggi dan sembelit. Supta Vajrasana tidak sepenuhnya merupakan pose berlutut, bahkan dianggap sebagai kombinasi dari tekukan punggung dan asana berlutut.

Pose Bull atau Vrushasana: Dilakukan terutama untuk melindungi kaum muda, asana ini paling sering dilakukan oleh pria. Ini merangsang sirkulasi dan memperkuat otot-otot seluruh tubuh. Pose banteng sangat membantu dalam meredakan masalah yang berkaitan dengan anatomi pria terutama pada pengeluaran cairan semen malam atau berlebihan.

Pose atau Balasana Anak: Pose berlutut ini sangat mudah dilakukan dan terbukti sangat menenangkan bagi yogi. Biasanya dilakukan setelah backbends untuk menangkal postur yang meregangkan tulang belakang dan otot punggung ke belakang. Balasana dengan lembut meregangkan pinggul, lutut, dan pergelangan kaki serta memberikan efek relaksasi ke seluruh tubuh serta pikiran dengan mengalihkan fokus dari semua gangguan eksternal.

Asana lain yang membutuhkan sebagian atau seluruh lutut termasuk Pose Kucing, Putar Sederhana atau Bharadvajasana, Pose Anjing dan Pose Swan atau Hamsasana. Karena ada berbagai macam postur berlutut yang tersedia, mudah untuk memilih yang sesuai dengan program yoga Anda atau membantu meringankan masalah kesehatan yang Anda praktikkan untuk yoga.

Menyediakan Berbagai Obat Herbal NASA
Save No WA : 085-726-366-155



Source by Amna Babar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

%d blogger menyukai ini: