Tubuh dan Pikiran

Menurut survei terbaru, mengabaikan penyakit mental ringan, seperti stres yang konsisten, kecemasan yang tidak semestinya, dan kepanikan serta ketakutan, dapat menyebabkan gangguan mental serius seperti depresi kronis. Yang memainkan malapetaka kemudian dengan kehidupan seseorang? Masalah kejiwaan tidak dianggap serius, melainkan dianggap sebagai kelemahan kepribadian. Dengan cara ini ada dampak pada tubuh yang diabaikan. Sebagai hasil dari sikap ini masalah-masalah ini ditangani sangat terlambat. Dokter mengatakan kita harus lebih menekankan hubungan pikiran dan tubuh.

Tiga jenis gangguan mental meningkat pesat.

1) Gangguan terkait stres – Gangguan ini memiliki manifestasi fisik, meskipun tidak ada penyebab fisik untuk itu. Misalnya, nyeri punggung dapat terjadi akibat gangguan penyesuaian, jenis stres yang paling umum. Ini pada dasarnya adalah gangguan mental, bukan masalah di sumsum tulang belakang. Jenis-jenis masalah ini terjadi, ketika orang tidak dapat menyesuaikan diri dengan situasi yang bertentangan atau penuh tekanan.

2) Gangguan terkait kecemasan- Ini terjadi ketika seseorang menderita kekhawatiran atau ketakutan yang tidak terkendali atau berlebihan tanpa alasan yang jelas. Kekhawatiran yang tidak semestinya ini dapat menyebabkan serangan panik. Ini paling jelas pada orang berusia 20-an dan 30-an.

3) Gangguan psikomatika – Di sini gangguan emosional dapat memperburuk penyakit fisik yang ada. Misalnya trauma emosional dapat menyebabkan Anda terkena serangan asma atau stres dapat menyebabkan migrain atau nyeri dada, bagi orang yang sudah menderita penyakit ini.

Sedangkan dua gangguan mental yang paling banyak didiagnosis adalah-

1) Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) – Dengan meningkatnya bencana buatan manusia dan alam seperti pemboman dan banjir. Orang yang menderita dari segala usia dibawa untuk perawatan PTSD.

2) Makan gangguan- Dengan kontes kecantikan, pemodelan dan akting menjadi bisnis besar, menyebabkan gadis-gadis muda terobsesi dengan berat badan mereka. Obsesi ini membuat mereka stres dan memicu gangguan makan. Pertama adalah Anorexia Nervosa, terjadi ketika terlalu kurus dan belum percaya seseorang menjadi gemuk. Karena itu berusahalah menjadi kurus. Tanpa pengobatan tepat waktu, ini bisa berakibat fatal. Bulimia adalah kondisi yang lebih umum. Di sini orang tersebut makan dalam jumlah besar dalam waktu singkat dan merasa bersalah karenanya. Untuk mengatasinya coba lakukan muntah atau gunakan obat pencahar. Masalah ini jika tidak diobati dapat menyebabkan masalah perut yang serius.

Terlepas dari ini, ada juga kasus kejenuhan, karena pekerjaan yang berlebihan atau berlebihan atau pekerjaan yang berulang. Kelelahan menjadi sangat umum akhir-akhir ini.

Menyediakan Berbagai Obat Herbal NASA
Save No WA : 085-726-366-155



Source by Arvind Katoch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

%d blogger menyukai ini: