Hell-Bent To Thin

Berjalanlah ke sekolah atau perguruan tinggi mana pun, dan akan ada gerombolan wanita muda yang langsing dan mengenakan pakaian yang memperlihatkan sosok mereka.

Ya, menjadi kurus ada dan banyak yang ingin menjadi kurus.

Mereka ingin terlihat seperti bintang mereka – Paris Hilton dan Lindsay Lohan. Gadis-gadis ini dan kakak-kakak perempuan mereka terbuai dengan berpikir bahwa penampilan pensil-tipis atau jam-kaca adalah “penghargaan untuk bentuk perempuan”; bahwa pakaian ini meningkatkan feminitas mereka.

Studi yang dilakukan oleh otoritas Kesehatan Inggris menemukan bahwa anak perempuan, semuda 11, prihatin dengan citra tubuh mereka. Dan ini adalah salah satu alasan meningkatnya masalah di kalangan perempuan muda – gangguan makan. Jutaan gadis muda di seluruh dunia tidak puas dengan bentuk dan ukuran tubuh mereka.

Di Singapura, studi A National University of Singapore (NUS) terhadap 4.400 mahasiswa wanita pada 2005 juga menunjukkan bahwa 7% dari mereka ditemukan berisiko tinggi mengalami kelainan seperti anoreksia dan bulimia. Ada peningkatan enam kali lipat dalam insiden gangguan makan di Singapura dalam 10 tahun terakhir.

Dua gangguan makan yang paling umum adalah anoreksia nervosa (ketika seseorang melakukan pembatasan makanan yang diinduksi sendiri dan olahraga obsesif meskipun kurang berat) dan bulimia nervosa (makan berlebihan atau makan berlebihan, diikuti oleh muntah dan pembersihan yang diinduksi sendiri melalui penggunaan obat pencahar).

Gangguan makan adalah kondisi kronis dengan konsekuensi fisik, psikologis dan sosial yang menghancurkan ketika tidak segera diperhatikan.

Pada November 2006, model Brasil Ana Carolina Reston, 21, dilaporkan meninggal karena anoreksia nervosa. Tingginya 1,74 m dan beratnya hanya 40 kg saat dia meninggal. Banyak selebritis Tinseltown seperti Nicole Richie dan Mary-Kate Olsen terus-menerus berada di bawah sorotan media karena kehilangan berat badan dan terlihat kurus tidak sehat.

Dan gangguan ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Untuk setiap 10 hingga 20 wanita dengan gangguan makan, akan ada satu pria dengan masalah yang sama.

Gejala Gangguan Makan

  • Penurunan berat badan yang drastis dalam waktu singkat
  • Pusing dan mantra pingsan
  • Stres perut
  • Hipertensi
  • Sembelit
  • Kelelahan
  • Rambut rontok
  • Erosi enamel gigi
  • Gangguan siklus menstruasi
  • Kulit kering tiba-tiba terbentuk
  • Interaksi sosial
  • Mudah gelisah dengan orang, bahkan anggota keluarga dan teman
  • Perilaku tidak menentu dan ledakan tiba-tiba
  • Semakin ditarik dari orang lain.

Tanda Psikologis

  • Depresi
  • Kegelisahan
  • Ledakan Kemarahan
  • Kemurungan
  • Kebingungan
  • Kelupaan
  • Mantra menangis tiba-tiba
  • Tuntutan pemarah
  • Perilaku gelisah
  • Kesulitan tidur

Perilaku Tertentu

  • Obsesi dengan diet
  • Keterbatasan asupan makanan
  • Puasa secara teratur
  • Muntah setelah makan atau kudapan
  • Penyalahgunaan pil diet, obat pencahar dan enema
  • Memotong makanan menjadi potongan-potongan kecil
  • Menghabiskan waktu yang sangat lama di kamar mandi setelah makan

Menyediakan Berbagai Obat Herbal NASA
Save No WA : 085-726-366-155



Source by Lydia Ismail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

%d blogger menyukai ini: