Apakah Minyak Ikan Berfungsi Untuk Bulimia? – Temukan Kebenaran Sekarang

Banyak tersedia dalam minyak ikan air dingin, asam lemak omega 3, terutama EPA dan DHA, memainkan peran fenomenal dalam pengembangan dan fungsi otak, sistem saraf pusat, dan organ tubuh penting lainnya. Bahkan, pentingnya minyak ikan omega 3 dalam pengobatan berbagai gangguan kardiovaskular, autoimun, dan neuron telah didokumentasikan dengan baik.

Selain itu, studi penelitian terbaru mengungkapkan hubungan penting antara minyak ikan dan bulimia. Menurut para peneliti, orang yang menderita bulimia dapat mengalami peningkatan luar biasa dalam gejala penyakit mereka dengan asupan harian suplemen minyak omega 3.

Apa itu Bulimia?

Ditemukan pada tahun 1979 oleh psikiater Inggris bernama Gerald Russell, Bulimia nervosa adalah kelainan pesta makan di mana seseorang mengikuti pola makan yang tidak teratur dan berulang, yang kemudian dikompensasi melalui mekanisme kompensasi yang tidak tepat seperti pembersihan atau muntah yang diinduksi sendiri, puasa. , berolahraga ekstra dan penggunaan diuretik berlebih, dan obat pencahar.

Menurut dokter, bulimia adalah kelainan neurologis yang biasa diamati pada individu yang mengalami depresi, trauma, stres, dan gangguan kejiwaan terkait lainnya.

Orang yang menderita bulimia mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebih karena mereka tidak memiliki kendali kapan harus mengkonsumsi makanan atau berapa banyak makanan yang harus dikonsumsi pada satu waktu tertentu.

Gejala bulimia lainnya termasuk sembelit, fluktuasi berat badan, diare, gas perut, dehidrasi, enamel gigi yang rusak, pola siklus menstruasi yang tidak teratur, bau mulut, sakit tenggorokan dan depresi.

Jika kondisi ini tidak diobati, dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan yang serius seperti refluks lambung kronis, esofagitis, tukak lambung, dan aritmia jantung. Koneksi antara minyak ikan dan bulimia tampaknya memberikan terapi alternatif yang efektif terhadap penyakit ini.

Bagaimana minyak ikan efektif melawan bulimia?

Minyak yang berasal dari ikan air dingin seperti salmon, mackerel, sarden, dan hoki menunjukkan sifat penyembuhan yang luar biasa.

Asam lemak omega 3 hadir dalam minyak ini merangsang pertumbuhan dan fungsi neuron, meningkatkan sinaps dan pensinyalan neuron, memicu pelepasan berbagai neurotransmiter dan mengatur sekresi hormon endokrin, yang pada akhirnya membantu menstabilkan suasana hati dan membantu individu pulih dari gejala bulimia dan depresi.

Hubungan lain antara minyak ikan dan bulimia adalah bahwa minyak kaya akan antioksidan, trace mineral, dan senyawa anti-inflamasi yang menetralkan kadar radikal bebas berbahaya, prostaglandin, leukotrien, dan racun lainnya, sehingga mengurangi peradangan.

Menurut peneliti, mengonsumsi 4-6 porsi suplemen minyak omega 3 setiap hari atau 2 porsi ikan salmon dalam seminggu akan sangat membantu mengembangkan kekebalan tubuh.

Secara keseluruhan, mengeksplorasi hubungan antara minyak ikan dan bulimia membuktikan strategi pengobatan yang berharga bagi jutaan orang yang menderita kelainan yang merajalela ini.

Menyediakan Berbagai Obat Herbal NASA
Save No WA : 085-726-366-155



Source by Henri K. Junttila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

%d blogger menyukai ini: